Bandar Lampung – Konsistensi dalam pemanfaatan teknologi pendidikan kembali ditunjukkan oleh MIN 2 Bandar Lampung. Pada hari ini, Senin, 9 Maret 2026, madrasah secara serentak melaksanakan rangkaian evaluasi belajar semester genap. Fokus utama tertuju pada penggunaan sistem CBT (Computer Based Test) yang telah lama menjadi standar tetap dalam setiap pelaksanaan ujian di madrasah ini.
Sistem CBT yang sudah teruji ini diaplikasikan secara penuh untuk jenjang kelas atas, guna memastikan proses evaluasi yang transparan, akurat, dan efisien. Kegiatan hari ini komprehensif dalam tiga fokus utama yang melibatkan seluruh komponen peserta didik:
-
STS (Kelas 1–5): siswa jenjang kelas bawah hingga menengah melaksanakan Sumatif Tengah Semester (STS) . Ujian ini bertujuan untuk memahami kedalaman pemahaman materi yang telah dipelajari selama setengah semester terakhir dengan suasana kelas yang kondusif dan tertib.

-
LUAM (Kelas 6): Sebagai persiapan menuju gerbang kelulusan, siswa kelas 6 mengikuti Latihan Ujian Akhir Madrasah (LUAM). Mengingat sistem digital sudah menjadi tradisi di MIN 2 Bandar Lampung, para siswa tampak sangat terampil dan terbiasa mengoperasikan perangkat ujian berbasis komputer ini.

-
Ujian TKA Digital (Sistem Bergilir): Inovasi digital terus ditonjolkan melalui pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis komputer. Uniknya, ujian ini dilaksanakan secara bertahap, di mana setiap harinya terdapat 20 orang siswa kelas 6 terpilih yang maju untuk menyelesaikan tes di laboratorium komputer. Sistem bergilir ini memastikan setiap siswa mendapatkan fasilitas terbaik dan pengawasan yang optimal secara digital.

Kepala Madrasah H. Untung Pribadi, M. Pd.I. memberikan apresiasi tinggi atas kedisiplinan para siswa dan kesigapan panitia ujian. Penggunaan teknologi dalam TKA yang dilakukan secara bergelombang per hari ini menunjukkan bahwa MIN 2 Bandar Lampung siap bertransformasi menuju madrasah digital yang modern.
"Kita ingin memastikan setiap anak memiliki pengalaman ujian yang berkualitas. Dengan kuota 20 orang terpilih setiap harinya untuk TKA, fokus pengawasan dan kenyamanan siswa dalam mengoperasikan komputer menjadi lebih maksimal," ungkap H. Untung Pribadi, M.Pd.I.
Diharapkan, dengan semangat yang terus berkobar, seluruh rangkaian ujian ini dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas yang tinggi.
Pemanfaatan CBT secara konsisten di MIN 2 Bandar Lampung memudahkan para guru dalam mengolah data nilai secara real-time dan meminimalisir penggunaan kertas. Hal ini membuktikan bahwa budaya digital telah berakar kuat dalam sistem pengajaran dan evaluasi di madrasah.
"Penerapan CBT sudah menjadi bagian dari identitas ujian di madrasah kami. Fokus kami saat ini adalah menjaga stabilitas sistem dan terus meningkatkan kualitas soal agar selaras dengan kemampuan berpikir kritis siswa," ungkap panitia ujian di sela-sela pemantauan.
Hari pertama pelaksanaan ujian dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Seluruh perangkat di laboratorium komputer berfungsi dengan baik, mendukung kelancaran 20 siswa yang dijadwalkan mengikuti TKA hari ini.

