Bandar Lampung, 20 November 2025 — Komitmen Balai Bahasa Provinsi Lampung untuk melestarikan Bahasa Lampung terus diwujudkan melalui serangkaian program yang terstruktur. Hari ini, Kamis, 20 November 2025, Balai Bahasa memulai tahapan penting dalam proyek kebahasaan unggulannya, yaitu pelaksanaan Uji Keterbacaan Kamus Bergambar Bahasa Lampung (Dialek A).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini bertempat di MIN 2 Kota Bandar Lampung , yang berlokasi di Jalan Drs. Warsito No. 20. Uji keterbacaan ini adalah langkah terakhir dan terpenting dalam proses penyusunan kamus, bertujuan untuk memvalidasi sejauh mana materi kamus mampu diterima, dipahami, dan menarik minat pembaca sasarannya, yaitu anak-anak sekolah dasar.

Proyek Kamus Bergambar Bahasa Lampung (Dialek A) ini merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Kamus ini disusun untuk memuat ratusan pemahaman dasar sehari-hari yang esensial, dilengkapi dengan ilustrasi visual yang atraktif dan transliterasi aksara Lampung.
Dalam upaya mendapatkan data yang komprehensif, tim peneliti dari Balai Bahasa Provinsi Lampung secara khusus melibatkan 30 orang siswa sebagai responden. Para siswa ini merupakan perwakilan yang diambil secara proporsional dari kelas 4, 5, dan 6 . Keterlibatan gabungan kelas ini sangat penting untuk mengukur perbedaan daya serap kosakata serta preferensi desain kamus antara siswa tingkat bawah dan tingkat atas sekolah dasar.

Selama uji keterbacaan berlangsung, para siswa diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan draf kamus. Mereka kemudian diminta memberikan umpan balik rinci mengenai beberapa aspek kritis:
-
Kemudahan Pemahaman: Fakta jelas definisi dan konteks penggunaan pemahaman baru Bahasa Lampung (Dialek A) disajikan.
-
Daya Tarik Visual dan Tata Letak: Sejauh mana ilustrasi dan tata letak halaman mampu mempertahankan perhatian dan minat belajar mereka.
-
Keterbacaan Aksara: Tingkat kemudahan dalam memahami dan membaca aksara Lampung yang disertakan.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak madrasah. Kepala MIN 2 Kota Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I. , menegaskan bahwa kehadiran Balai Bahasa merupakan kesempatan emas bagi siswa untuk berpartisipasi dalam pelestarian budaya.
“Kami merasa terhormat mempercayai lokasi pelaksanaan Uji Keterbacaan Kamus Bergambar Bahasa Lampung hari ini. Kami melihat ini bukan hanya sebagai kegiatan penelitian, tetapi juga sebuah momentum penting bagi siswa kami untuk merasa terlibat langsung dalam upaya pelestarian bahasa ibu mereka,” ujar H. Untung Pribadi, M.Pd.I.
Beliau menambahkan, “Kamus Bergambar ini sangat dibutuhkan sebagai media pembelajaran yang inovatif. Kami berharap hasil dari uji keterbacaan ini dapat segera menyempurnakan kamus, sehingga kelak Kamus Bergambar ini dapat dicetak secara massal dan menjadi sumber belajar yang efektif dan menyenangkan untuk menumbuhkan kecintaan serta kemampuan berbahasa daerah di kalangan anak-anak.”
Hasil yang diperoleh dari uji keterbacaan ini akan menjadi bahan analisis akhir yang sangat berharga bagi Tim Perkamusan Balai Bahasa Provinsi Lampung. Diharapkan, setelah seluruh data divalidasi dan penyempurnaan dilakukan, kamus ini dapat segera diterbitkan dan menjadi instrumen pembelajaran Bahasa Lampung yang berkualitas dan inovatif di seluruh jenjang pendidikan dasar di Lampung.

