BANDAR LAMPUNG – Tim Pengawas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Wilayah Bandar Lampung hari ini (4 November 2025) melakukan inspeksi menyeluruh di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bandar Lampung. Fokus kunjungan diarahkan pada peninjauan SOP distribusi dua sesi yang sangat ketat, mengingat adanya perbedaan jadwal sekolah pagi dan siang.
Menu hari ini, yaitu Semur Daging, Tahu Tempe, Buah Semangka, dan Daun Selada , menjadi prosedur pemeriksaan objek di kedua sesi penyaluran.
Koordinator Pelaksana MBG Madrasah menjelaskan detail waktu kedatangan dan proses penerimaan logistik dua sesi:
" Kami menerima dua kali kiriman dengan menu identik. Kiriman sesi pagi tiba pukul 08.30 pagi (sebelum istirahat), dan kiriman sesi siang tiba pukul 12.30 siang. Begitu makanan sesi siang tiba, kami langsung melakukan Tanda Tangan Sah Terima (TST) dan memfoto sebagai bukti serah terima logistik. Prosedur ini krusial untuk memastikan makanan siap tepat waktu," jelasnya.

Pengurus MBG yang bertugas dalam tim distribusi menekankan bahwa prosedur pengecekan mutu harus selesai sebelum siswa mulai belajar di masing-masing sesi:
" Setiap kiriman harus lolos uji rasa oleh Tim yang bertugas. Khusus untuk sesi siang, meskipun makanan tiba pukul 12.30, kami membagikannya kepada siswa pukul 13.20 WIB . Ini adalah waktu yang ditentukan agar siswa dapat menikmati makan siang sebelum pelajaran dimulai . Kami wajib mengukur Semur Daging dan memastikan Daun Selada segar sebelum diberikan kepada siswa ," tegasnya.
Siswa/siswi menyatakan bahwa makanan yang dikonsumsi sebelum pelajaran dimulai sangat membantu fokus belajar.
" Makanannya datang sebelum istirahat. Jadi, setelah makan, kami jadi lebih semangat belajar di jam berikutnya ," ujar salah satu siswa sesi pagi.
Siswa sesi siang, Addien, siswa kelas 5 , memberikan kesaksian langsung: "Makanan datang pukul 12.30 dan kami makannya jam 13.20 sebelum pelajaran dimulai. Semur dagingnya hangat dan enak. Karena sudah makan, saya jadi tidak kedinginan dan lebih bisa konsentrasi saat pelajaran sakit ," katanya.
Perwakilan Wali Murid menyatakan rasa aman yang ditimbulkan dari prosedur ketat ini:

" Kami sangat mendukung TST, foto, dan terutama uji cicip ganda oleh guru. Prosedur berlapis ini menjamin anak kami sesi pagi maupun sesi siang menerima makanan dengan kualitas dan keamanan yang sama, terutama saat mereka makan tepat sebelum memulai pelajaran sore ," ujar Perwakilan Wali Murid .
Tim Pengawas Program MBG Wilayah Bandar Lampung menyimpulkan bahwa penerapan SOP di MIN 2 Bandar Lampung sangat efektif dan efisien.

" Kepatuhan MIN 2 Bandar Lampung terhadap jadwal kedatangan yang komprehensif dua ( 08.30 dan 12.30 WIB ), serta pelaksanaan prosedur berlapis termasuk uji cicip wajib sebelum makanan dikonsumsi pada pukul 13.20 WIB sesi siang, menunjukkan komitmen tinggi terhadap kualitas dan keamanan pangan. Prosedur ini adalah contoh implementasi yang sangat baik ," demikian kesimpulan Tim Pengawas.

