Bandar Lampung – Prestasi kembali ditorehkan oleh salah satu peserta didik terbaik MIN 2 Bandar Lampung. Adalah Sultan Muhammad Abidzar , siswa kelas 4 Ummu Kulsum, yang berhasil meraih Juara 1 Lomba Dai/Daiyah Tingkat SD/MI Se-Provinsi Lampung pada ajang bergengsi Festival Seni dan Peradaban Islam (FESPA) X PCA 2025 yang berlangsung di Kota Metro.
Dalam lomba tersebut, Sultan tampil percaya diri menyampaikan dakwah dengan penuh semangat. Materi yang disampaikan bukan hanya menarik, namun juga sarat akan pesan moral dan nilai-nilai keislaman yang mendidik. Gaya penyampaian yang jelas, intonasi yang mantap, serta kemampuan retorika yang dimilikinya membuat dewan juri terkesan dan akhirnya menobatkannya sebagai juara pertama.
Kepala MIN 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I. , menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang diraih Sultan. “ Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan pencapaian Sultan Muhammad Abidzar. Prestasi ini menjadi bukti bahwa peserta didik MIN 2 Bandar Lampung tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang keagamaan dan dakwah. Semoga keberhasilan ini bisa menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berkarya dan berprestasi ,” ungkapnya.
Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari bimbingan para guru yang selalu mendukung perkembangan peserta didik, serta doa dan dukungan penuh dari kedua orang tua. Selain itu, lingkungan madrasah yang kondusif juga menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk karakter unggul siswa-siswi MIN 2 Bandar Lampung.
Prestasi Sultan Muhammad Abidzar di ajang FESPA X PCA 2025 Metro ini menambah deretan panjang catatan gemilang yang berhasil ditorehkan oleh peserta didik MIN 2 Bandar Lampung di tingkat provinsi. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa madrasah bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan potensi dan mengembangkan bakat generasi muda.
Dengan pencapaian ini, Sultan diharapkan dapat terus melangkah lebih jauh, bahkan hingga ke tingkat nasional, sehingga dapat membawa harum nama madrasah, keluarga, serta Provinsi Lampung.

