Peserta Didik MIN 2 Bandar Lampung Lakukan Transformasi Limbah Plastik Menjadi Wadah Pena Kreatif dan Estetik

Peserta Didik MIN 2 Bandar Lampung Lakukan Transformasi Limbah Plastik Menjadi Wadah Pena Kreatif dan Estetik

Bandar Lampung, 02 November 2024 – Peserta didik kelas 5 Ibnu Rusyd MIN 2 Bandar Lampung melaksanakan kegiatan kreatif dan edukatif dengan tema "Transformasi Limbah Plastik Menjadi Wadah Pena Kreatif dan Estetik". Di bawah bimbingan Ibu Lisna, S.Pd.I, para siswa belajar mengubah limbah plastik menjadi wadah pena cantik yang dapat digunakan sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi pembelajaran kreatif yang sekaligus bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Pada kegiatan yang berlangsung di halaman kelas ini, siswa membawa bungkus plastik bekas dan bahan pendukung lainnya, seperti Jarum, benang dan hiasan tambahan lainnya. Langkah-langkah untuk membuat wadah pena kreatif diawali dengan memotong plastik bekas kemasan pembersih atau minyak goreng hingga berbentuk wadah, kemudian menjahitnya dan menambahkan aksen hiasan sesuai kreativitas masing-masing. Hasil karya mereka menjadi wadah pena unik yang siap digunakan.

Ibu Lisna menjelaskan, “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan anak-anak pada konsep daur ulang serta pentingnya menjaga lingkungan. Dengan kegiatan ini, siswa diajak berpikir kreatif dan diharapkan tumbuh kesadaran bahwa limbah plastik bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna.”

Kegiatan daur ulang ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka tidak hanya bersemangat dalam membuat wadah pena, tetapi juga senang karena bisa berkreasi sambil belajar mengenai pentingnya mengurangi limbah plastik. Salah seorang siswa, Ibrahim, mengatakan, “Senang sekali bisa membuat wadah pena dari botol bekas. Ini pengalaman seru dan saya ingin mencobanya lagi di rumah!”

Kepala MIN 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I., turut mengapresiasi kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa pembelajaran berbasis proyek seperti ini sangat penting untuk membekali siswa dengan keterampilan hidup serta kesadaran lingkungan sejak dini. "Semoga kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa cinta lingkungan pada siswa dan mendorong mereka untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan barang bekas," ujar beliau.

Dengan kegiatan ini, MIN 2 Bandar Lampung berharap agar seluruh siswa dapat memahami bahwa melalui tangan kreatif mereka, limbah plastik yang awalnya tidak bernilai dapat diubah menjadi karya yang bermanfaat dan estetis.


02/11/2024 10:46, Dilihat 1008 kali