BANDAR LAMPUNG — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bandar Lampung menggelar kegiatan rutin upacara pengibaran bendera Merah Putih pada Senin pagi, 12 Oktober 2026. Kegiatan yang bertempat di halaman utama madrasah ini berlangsung secara khidmat, tertib, dan penuh kedisiplinan, diikuti oleh seluruh civitas akademika mulai dari jajaran pimpinan, dewan guru, staf tata usaha, hingga ratusan peserta didik.
Pada pelaksanaan upacara awal pekan ini, amanat pembina upacara disampaikan oleh Eva Wati, S.Pd.I.Sementara itu, tugas sebagai petugas upacara dipercayakan kepada para siswa-siswi kelas VI Zubair Bin Awwam. Para petugas berhasil menjalankan perannya dengan sangat baik dan percaya diri, mulai dari pengibaran sang saka Merah Putih, pembacaan Teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, hingga memimpin barisan peserta.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara Eva Wati, S.Pd.I. memberikan sorotan khusus terhadap tantangan perkembangan teknologi yang dihadapi oleh para peserta didik saat ini. Beliau mengimbau agar para siswa dapat membentengi diri serta bersikap bijak dalam memanfaatkan smartphone atau gawai dalam kehidupan sehari-hari.
"Jangan biarkan HP-mu menghambat cita-citamu," tegas Eva Wati di hadapan seluruh barisan peserta upacara. Beliau menjelaskan bahwa gawai sejatinya merupakan alat bantu yang sangat berguna untuk mencari ilmu pengetahuan dan meningkatkan wawasan jika digunakan secara tepat. Namun sebaliknya, penggunaan gawai yang berlebihan dan tanpa kontrol dapat menyita waktu belajar, mengganggu kesehatan, serta menurunkan fokus siswa dalam menggapai cita-cita yang diimpikan.

Setelah rangkaian upacara bendera selesai dilaksanakan, kegiatan madrasah dilanjutkan dengan sesi sosialisasi program Adiwiyata yang dipimpin langsung oleh Kepala MIN 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I., didampingi oleh Ketua Tim Adiwiyata Madrasah, Eka Maya Sari, S.Pd.

Dalam arahannya, Kepala Madrasah H. Untung Pribadi, M.Pd.I. menegaskan pentingnya menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup sejak dini. Menurutnya, madrasah bukan hanya tempat untuk menimba ilmu keagamaan dan akademik, tetapi juga tempat membentuk kebiasaan hidup bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Tim Adiwiyata Eka Maya Sari, S.Pd. memaparkan beberapa langkah nyata yang wajib diterapkan oleh seluruh warga madrasah, di antaranya:
-
Gerakan Hemat Air: Menggunakan air secara bijak di area wudu, kamar mandi, dan fasilitas madrasah lainnya serta memastikan kran selalu tertutup rapat setelah digunakan.
-
Efisiensi Energi Listrik: Mematikan lampu, kipas angin, dan peralatan elektronik di ruang kelas maupun kantor saat tidak digunakan atau ketika meninggalkan ruangan.
-
Pengelolaan Sampah dan Kebersihan: Membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya sesuai pemilahan serta menjaga kelestarian tanaman di lingkungan madrasah. Melalui perpaduan antara pembinaan kedisiplinan, edukasi bijak berteknologi, serta penanaman nilai-nilai kepedulian lingkungan ini, MIN 2 Bandar Lampung terus berkomitmen untuk mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara komprehensif.

