Upacara Bendera Khidmat di Hari Pertama PTS: Aksi Memukau Kelas VI Abdurrahman dan Pesan Inspiratif Ibu Lisda, S.Ag.

Upacara Bendera Khidmat di Hari Pertama PTS: Aksi Memukau Kelas VI Abdurrahman dan Pesan Inspiratif Ibu Lisda, S.Ag.

BANDAR LAMPUNG (5/10/26)  — Suasana khidmat, tertib, dan penuh semangat menyelimuti lapangan sekolah pada Senin pagi ini. Di tengah udara pagi yang cerah, seluruh warga sekolah—mulai dari siswa kelas I hingga kelas VI, para dewan guru, hingga staf tata usaha—berkumpul dengan rapi untuk mengikuti kegiatan rutin upacara pengibaran bendera merah putih.

Upacara pekan ini terasa sangat istimewa dan berbeda dari biasanya. Selain bertindak sebagai momen awal pekan yang sakral, hari ini juga menandai hari pertama dimulainya Penilaian Tengah Semester (PTS). Keistimewaan upacara semakin lengkap berkat penampilan luar biasa dari siswa-siswi Kelas VI Abdurrahman yang dipercaya sebagai petugas upacara, dengan Ibu Lisda, S.Ag. yang hadir sebagai Pembina Upacara.

Sejak aba-aba pertama diberikan, jalannya upacara terlihat sangat terorganisir. Pasukan pengibar bendera dari Kelas VI Abdurrahman menjalankan tugasnya dengan langkah tegap dan penuh konsentrasi. Sang Saka Merah Putih berkibar dengan megah diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan lantang oleh seluruh peserta upacara.

Namun, satu momen yang paling mencuri perhatian dan menuai decak kagum dari seluruh warga sekolah datang dari petugas pembaca teks Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Tanpa membawa secarik kertas pun di tangannya, petugas tersebut melangkah maju dengan penuh percaya diri dan membacakan Pembukaan UUD 1945 secara lengkap, lantang, dan tanpa ada satupun kata yang salah. Penampilan hafalan di luar kepala ini membuktikan kedisiplinan dan persiapan latihan yang sangat matang dari kelas VI Abdurrahman.

Memasuki acara inti, Ibu Lisda, S.Ag. selaku pembina upacara menyampaikan amanat yang sarat akan makna dan motivasi. Beliau membuka amanatnya dengan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh petugas upacara dari Kelas VI Abdurrahman.

"Ibu sangat bangga melihat penampilan petugas upacara hari ini. Terutama petugas pembaca UUD 1945 yang tampil hebat tanpa teks. Ini adalah contoh kedisiplinan, keberanian, dan kerja keras yang patut ditiru oleh seluruh siswa," puji Ibu Lisda di hadapan ratusan peserta upacara.

Selanjutnya, Ibu Lisda mengarahkan perhatian seluruh siswa kepada agenda penting yang dimulai hari ini, yaitu Penilaian Tengah Semester (PTS). Beliau mengingatkan bahwa PTS bukan sekadar ajang mencari nilai angka, melainkan tolak ukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap ilmu yang telah diajarkan oleh bapak dan ibu guru selama beberapa bulan ke belakang.

Dalam pesannya, Ibu Lisda berpesan kepada seluruh siswa agar:

  1. Menjaga Kejujuran: Kejujuran adalah kunci utama kesuksesan. Mengerjakan ujian dengan usaha sendiri jauh lebih mulia dan membanggakan.

  2. Tetap Tenang dan Teliti: Membaca soal dengan cermat sebelum menjawab agar tidak terjadi kesalahan yang tidak perlu.

  3. Menjaga Kesehatan: Mengingat pekan ini adalah pekan ujian, siswa diminta untuk menjaga pola makan, istirahat yang cukup, dan mengurangi aktivitas di luar rumah yang kurang penting.

Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan laporan pemimpin upacara, penghormatan kepada pembina upacara, dan ditutup dengan pembacaan doa yang berlangsung dengan khidmat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa ada hambatan berarti.

Selepas upacara dibubarkan, para guru menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara pagi ini. Dengan suksesnya pelaksanaan upacara sekaligus dimulainya hari pertama PTS ini, diharapkan seluruh siswa, khususnya kelas VI Abdurrahman dan siswa lainnya, termotivasi untuk memberikan kemampuan terbaik mereka sepanjang pekan ujian ini.

Semangat nasionalisme yang terpancar dari lapangan sekolah pagi ini diharapkan mampu menjadi energi positif bagi seluruh siswa dalam meraih prestasi gemilang.


05/10/2026 07:24, Dilihat 351 kali