Hijaukan Madrasah dengan Ekoteologi: MIN 2 Bandar Lampung Sulap Koridor Jadi Kebun Buah Produktif

Hijaukan Madrasah dengan Ekoteologi: MIN 2 Bandar Lampung Sulap Koridor Jadi Kebun Buah Produktif

BANDAR LAMPUNG – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bandar Lampung secara resmi meluncurkan program Tabulapot (Tanaman Buah dalam Pot) sebagai langkah nyata mendukung gerakan Ekoteologi yang dipelopori oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mengimplementasikan pendidikan karakter peduli lingkungan di lingkungan madrasah.

Kepala MIN 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I., melalui surat edaran, mengimbau seluruh orang tua/wali murid, peserta didik, serta Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan ini. Beliau menekankan bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab spiritual seorang hamba Allah.

Program ini tidak hanya bertujuan menghijaukan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, dan cinta terhadap ciptaan Allah SWT sejak dini. Melalui bimbingan wali kelas, para peserta didik dilibatkan langsung dalam merawat tanaman, sehingga tumbuh rasa memiliki terhadap lingkungan madrasah yang kini semakin asri dan produktif.

Berdasarkan kebijakan madrasah, pelaksanaan Tabulapot mengikuti ketentuan teknis yang ketat guna memastikan keberhasilan pertumbuhan tanaman:

  • Setiap rombongan belajar (rombel) wajib menyiapkan 2 (dua) pot tanaman buah.

  • Spesifikasi pot yang digunakan memiliki diameter minimal 50 cm agar akar dapat berkembang baik.

  • Tanaman yang dikumpulkan harus memiliki tinggi minimal 1 (satu) meter.

  • Perawatan dilakukan secara berkelanjutan oleh siswa di bawah pengawasan pihak madrasah.

Koleksi tanaman buah yang kini menghiasi koridor MIN 2 Bandar Lampung sangatlah beragam dan kaya akan manfaat. Madrasah ini membudidayakan berbagai bibit unggulan, mulai dari Kelengkeng yang rindang, hingga varietas jambu yang sangat lengkap seperti Jambu Kristal yang renyah, Jambu Jamaika yang eksotis, serta Jambu Merah yang dikenal kaya akan vitamin.

Keanekaragaman hayati di madrasah semakin semarak dengan hadirnya deretan pohon jeruk, mulai dari Jeruk Bali yang berukuran besar hingga Jeruk Nagami yang unik karena dapat disantap bersama kulitnya. Selain itu, terdapat pula pohon Mangga, Sawo, Sirsak, Nangka, dan lain-lain, yang semuanya disusun rapi guna menciptakan suasana belajar yang sejuk dan edukatif.

Seluruh bibit tersebut dikumpulkan kepada Koordinator Bidang Sarpras, Bapak M. Roji, S.Pd., pada rentang waktu 25 – 29 Februari 2026. Dengan semangat "Merawat bumi adalah bagian dari iman", MIN 2 Bandar Lampung optimis dapat menjadi pelopor madrasah hijau yang memberikan kontribusi nyata bagi masa depan lingkungan.


27/02/2026 07:51, Dilihat 176 kali