BBPOM Bandar Lampung Pastikan Jajanan Sekolah Aman: Kantin MIN 2 Bandar Lampung Lolos Uji Cepat!

BBPOM Bandar Lampung Pastikan Jajanan Sekolah Aman: Kantin MIN 2 Bandar Lampung Lolos Uji Cepat!

Bandar Lampung, 19 November 2025  – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan keamanan pangan anak usia sekolah. Kali ini, tim BBPOM menyambangi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bandar Lampung untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan edukasi, khususnya di wilayah madrasah kantin dan koperasi.

Kunjungan yang dilakukan oleh tim pengawasan BBPOM ini disambut hangat dan baik oleh seluruh jajaran guru, serta Kepala Koordinator Staf Tata Usaha (TU) . Seluruh pihak madrasah menunjukkan antusiasme yang tinggi dan komitmen penuh untuk mendukung program pengawasan pangan sekolah. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendalam kepada para pengelola kantin dan madrasah koperasi mengenai praktik keamanan pangan yang baik.

Dalam sesi edukasi, petugas BBPOM menjelaskan secara rinci tentang kriteria makanan kemasan yang layak dan aman untuk dijual. Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:

  • Pengecekan Kemasan (Cek KLIK): Penjual mati untuk selalu memeriksa kemasan produk. Kemasan tidak boleh penyok, robek, kembung, atau kempes. Hal ini penting untuk menghindari kontaminasi dan memastikan kualitas produk tetap terjaga.

  • Label dan Kedaluwarsa: Pentingnya memeriksa label, izin edar dari BPOM, dan tanggal kadaluwarsa sebelum menjual atau mengonsumsi produk.

  • Higiene Personal dan Sanitasi: Petugas juga memberikan panduan tentang menjaga kebersihan diri, menggunakan alat pelindung diri saat mengolah dan menyajikan makanan (seperti yang terlihat di foto), serta sanitasi area kantin.

Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas peran para penjual dalam menjaga kesehatan siswa, BBPOM Bandar Lampung juga menyerahkan peralatan kerja yang bersih dan layak kepada para pengelola kantin.

Puncak dari kunjungan ini adalah pengambilan sampel acak dari berbagai jenis jajanan yang dijual di kantin dan koperasi madrasah. Sampel tersebut kemudian diuji secara langsung menggunakan rapid test kit di ruangan Kepala Madrasah untuk mendeteksi keberadaan bahan-bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam pangan, seperti Formalin, Boraks, dan pewarna sintetis yang tidak.

Alhamdulillah, hasil pengujian cepat terhadap seluruh sampel jajanan menunjukkan hasil yang negatif . Artinya, tidak ditemukan adanya kandungan pengawet berbahaya seperti Formalin dan Boraks, maupun pewarna buatan yang dilarang.

Terkait hasil positif ini, Ibu Juni Rosmalinda, A.Md. , dari pihak madrasah, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Memang di madrasah kami, terkait jajanan kantin, secara rutin kami melakukan pemeriksaan kelayakan makanan dan minuman yang dijual. Kami juga sering mendapatkan kunjungan dan pelatihan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat,” ujar beliau, menunjukkan komitmen kuat MIN 2 Bandar Lampung terhadap keamanan pangan. 

Tidak berhenti di kantin, tim BBPOM juga bergerak ke ruang kelas, salah satunya kelas Sa'ad bin Abi Waqqash , untuk berinteraksi langsung dengan para siswa. Dalam sesi interaktif, petugas BBPOM menjelaskan kepada anak-anak tentang:

  • Pemilihan Jajanan Sehat: Bagaimana cara memilih jajanan yang baik, menghindari yang berwarna terlalu mencolok atau berbau menyengat.

  • Pentingnya Membaca Label: Mengajarkan konsep dasar Cek KLIK ( Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa ) dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.

  • Menu MBG (Menu Bekal Gizi) Hari Ini: Tim BBPOM juga meninjau makanan bekal yang dibawa siswa, memberikan apresiasi, dan masukan positif tentang pentingnya gizi seimbang dalam bekal sekolah.

Kunjungan BBPOM di MIN 2 Bandar Lampung ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi madrasah dan sekolah lain di Bandar Lampung untuk terus meningkatkan pengawasan internal dan memastikan lingkungan sekolah bebas dari pangan berbahaya, demi terciptanya generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan unggul.


19/11/2025 10:15, Dilihat 476 kali